Profil Kami
Melayani dengan Kasih sejak 1912
Rumah Sakit Kristen
Lindimara
Rumah Sakit Kristen Lindimara sudah berdiri selama 113 tahun di pulau Sumba, RSK Lindimara menjalankan Misi melalui pelayanan dibidang kesehatan. Pada tahun 1904 dirintis pelayanan kesehatan oleh misionaris belanda Pdt. D.K Wielenga. Di bawah pohon melayani masyarakat Sumba yang belum tersentuh pelayanan kesehatan.
Pelayanan ini berubah menjadi Balai Pengobatan di tahun 1912, kegiatan pelayanan meliputi; pemberitaan Injil, menguatkan yang lemah, menyembuhkan yang sakit melalui balai pengobatan dan dalam perjalanannya hingga tahun 1937 berkembang menjadi Rumah Sakit Kristen Lindimara.
Pada tahun 1949 dibentuklah Yayasan Untuk Menyelenggarakan Rumah Sakit Kristen Di Sumba (YUMERKRIS) yang pada tanggal 10 April 1951 memperoleh Hak Badan Hukum di hadapan Notaris Mr. Karel Eduard Krijgsman di Jakarta dengan Akta Notaris No 33.
Visi RSK Lindimara
Rumah Sakit Kristen Lindimara memiliki visi: "Menjadi Rumah Sakit yang melayani dengan kasih dan mengutamakan mutu bagi keselamatan pasien"
Misi RSK Lindimara
Memberikan pelayanan kesehatan yang holistik pada setiap orang berlandaskan Kasih Kristus tanpa membeda-bedakan status sosial, agama, ras, suku dan golongan.
Menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang berpusat pada pasien dengan mengutamakan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.
Mengembangkan dan meningkatkan mutu SDM secara utuh yang berintegritas, profesional dan inovatif.
Mengembangkan dan meningkatkan mutu peralatan, sarana dan prasarana.
Mengembangkan dan meningkatkan kualitas administrasi dan manajemen.
Menyelenggarakan Rumah Sakit yang aman dan ramah lingkungan.
Nilai-Nilai RSK Lindimara
Kebersamaan
Bekerja dalam kebersamaan jauh lebih baik daripada bekerja sendiri-sendiri.
Empati
Memahami dan ikut merasakan yang dihadapi orang lain/pasien.
Respect
Saling menghormati serta menghargai terhadap sesama.
Falsafah RSK Lindimara
Setiap manusia sejak saat pembuahan sampai kematian, mempunyai citra dan martabat yang mulia sebagai ciptaan Allah.
Setiap orang berhak memperoleh derajat kesehatan yang optimal dan wajib ikut serta dalam usaha memelihara dan meningkatkan derajat kesehatannya.
Dengan dasar dan semangat cinta kasih, pelayanan kesehatan rumah sakit terpanggil untuk berperan serta dalam upaya memberdayakan sesama melalui pendekatan pemeliharaan, peningkatan kesehatan serta pendidikan bidang kesehatan yang menyeluruh, terpadu, dan berkesinambungan.
Tujuan RSK Lindimara
Melindungi dan mensejahterakan Sumber Daya Manusia.
Mampu melayani semua pasien termasuk masyarakat yang kekurangan.
Selalu berupaya untuk memberikan pelayanan yang unggul, berkualitas, dan paripurna dalam pelayanan kesehatan.
Berjejaring dengan mitra pelayanan kesehatan pada level lokal, regional, nasional dan internasional yang sejalan dengan visi dan misi RSK Lindimara.
Sejarah RSK Lindimara
Rumah Sakit Kristen Lindimara di Pulau Sumba berdiri sejak 1904 ketika pelayanan kesehatan pertama kali dirintis oleh misionaris Belanda, Pdt. D.K Wielenga di bawah pohon untuk masyarakat yang belum memiliki akses kesehatan.
Dari balai pengobatan pada 1912, pelayanan berkembang menjadi Rumah Sakit Kristen Lindimara pada 1937, meskipun melewati masa perang dan kesulitan.
Pada 1949, Yayasan Untuk Menyelenggarakan Rumah Sakit Kristen Di Sumba (YUMERKRIS) dibentuk, dan pada 1951, yayasan ini memperoleh Hak Badan Hukum, menegaskan status legalitasnya sebagai lembaga penyelenggara rumah sakit.
Pelayanan kesehatan dirintis oleh Pdt. D.K Wielenga di bawah pohon
Balai Pengobatan resmi didirikan di Waingapu, Sumba
Berkembang menjadi Rumah Sakit Kristen Lindimara
YUMERKRIS (Yayasan penyelenggara) dibentuk
Memperoleh Hak Badan Hukum secara resmi
Pdt. D.K Wielenga
Pendiri RSK Lindimara
"Melayani masyarakat Sumba
dengan penuh kasih sejak 1904"
Video Edukasi
Bakti sosial screening kacamata baca
Ambil antrean lewat Mobile JKN dari Rumah
Konseling Kesehatan Reproduksi